Lima kebiasaan sederhana setiap hari bisa jaga kesehatan
Jakarta — Menjaga kesehatan tidak selalu membutuhkan diet ketat, olahraga berat, atau mengikuti berbagai tren kesehatan yang ramai di media sosial.
Harvard Health dalam artikel yang diterbitkan pada 24 September 2025 menyebut, lima kebiasaan sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk mendukung kesehatan jangka panjang.
Dokter layanan primer dari Mass General Brigham yang dikutip Harvard Health, Wynne Armand, mengatakan kebiasaan sehat yang dilakukan secara konsisten lebih penting daripada mengejar solusi cepat atau tren kesehatan yang belum tentu sesuai untuk setiap orang.
Berikut lima kebiasaan yang dapat mulai diterapkan:
- Luangkan waktu untuk menenangkan pikiran
Kesibukan sehari-hari dapat membuat seseorang terus memikirkan pekerjaan, masalah, atau berbagai hal yang belum terjadi. Harvard Health menyarankan latihan kesadaran penuh (mindfulness) dan meditasi untuk membantu mengelola stres, meningkatkan konsentrasi, serta mendukung kualitas tidur.
Salah satu cara sederhana adalah meluangkan waktu untuk memperhatikan lingkungan sekitar ketika berjalan atau beristirahat. Latihan pernapasan juga dapat menjadi pilihan untuk membantu tubuh lebih rileks.
- Jangan mengorbankan waktu tidur
Tidur yang cukup bukan sekadar membuat tubuh terasa segar pada pagi hari. Kualitas tidur juga berkaitan dengan sistem kekebalan tubuh, pengendalian berat badan, kesehatan fisik dan mental, serta fungsi kognitif.
Harvard Health mengutip rekomendasi Centers for Disease Control and Prevention (CDC) bahwa sebagian besar orang dewasa membutuhkan setidaknya tujuh jam tidur setiap malam. Menjaga jadwal tidur dan bangun yang teratur, membatasi kafein pada sore atau malam hari, serta mengurangi penggunaan layar sebelum tidur dapat membantu membangun kebiasaan tidur yang lebih baik.
- Pilih makanan yang lebih alami
Tidak semua makanan harus dihindari. Namun, memperbanyak sayur, buah, kacang-kacangan, serta makanan yang minim proses dapat menjadi bagian dari pola makan sehat.
Harvard Health menyebut pola makan yang kaya bahan pangan tersebut berkaitan dengan kesehatan jangka panjang. Sebaliknya, masyarakat disarankan lebih memperhatikan konsumsi makanan dengan kandungan garam dan gula yang tinggi.
- Bergerak lebih banyak, duduk lebih sedikit
Aktivitas fisik tidak harus selalu dilakukan di pusat kebugaran. Berjalan kaki, memilih menggunakan tangga, atau menyempatkan diri bergerak di sela pekerjaan dapat menjadi cara sederhana untuk mengurangi waktu duduk.
Harvard Health menyarankan agar aktivitas fisik tidak hanya dipandang sebagai olahraga yang dilakukan dalam satu sesi, tetapi juga menjadi bagian dari rutinitas sepanjang hari.
- Kurangi paparan polusi di sekitar rumah
Udara tercemar, asap kebakaran, dan sejumlah bahan kimia di lingkungan sehari-hari dapat menjadi sumber paparan yang perlu diperhatikan.
Harvard Health menyarankan sejumlah langkah, seperti memperhatikan kualitas udara ketika terjadi polusi atau asap kebakaran, menggunakan penyaring udara yang sesuai, serta memastikan ventilasi memadai ketika memasak menggunakan kompor gas. Penggunaan wadah makanan berbahan kaca atau baja tahan karat juga dapat menjadi pilihan untuk mengurangi penggunaan plastik di dapur.
Pada akhirnya, menjaga kesehatan tidak harus dimulai dari perubahan besar. Kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten—mulai dari tidur cukup, memilih makanan yang lebih sehat, aktif bergerak, mengelola stres, hingga memperhatikan kualitas lingkungan—dapat menjadi bagian dari gaya hidup yang lebih sehat.
Harvard Health juga mengingatkan bahwa informasi kesehatan yang beredar melalui media sosial sangat beragam. Karena itu, masyarakat perlu lebih kritis terhadap berbagai klaim kesehatan dan tidak terburu-buru mengikuti tren atau solusi instan.
Sumber: Harvard Health/AI











