Siswa STM Nenuk Diduga Dianiaya Senior, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
ATAMBUA, LEGIO.ID — Dugaan kekerasan terhadap siswa kembali terjadi di lingkungan sekolah. Seorang siswa STM Nenuk, Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Suria Adi Putra, diduga menjadi korban penganiayaan oleh sejumlah kakak kelas pada Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 01.30 WITA.
Peristiwa itu bermula ketika Suria dan sejumlah rekannya dibangunkan pada dini hari dan diminta berkumpul di ruangan senior. Di tempat tersebut, korban diduga mengalami pemukulan yang dilakukan sejumlah kakak kelas.
Dua nama yang disebut dalam informasi yang dihimpun adalah inisial A dan R, bersama sejumlah senior lainnya. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka lebam dan bekas kemerahan pada sejumlah bagian tubuh.
Kasus ini juga mencuat karena adanya dugaan intimidasi terhadap korban. Menurut pihak yang mengetahui kejadian, aksi kekerasan terhadap junior disebut bukan kali pertama terjadi. Namun, korban dan rekannya diduga memilih diam karena mendapat ancaman agar tidak menceritakan kejadian kepada orang tua.
“Para korban sebelumnya takut melapor karena diancam oleh para senior agar tidak menceritakan aksi pemukulan ini kepada orang tua mereka,” kata sumber yang mengetahui kejadian tersebut.
Keluarga Suria kemudian mengambil langkah hukum. Korban telah menjalani visum et repertum dan pemeriksaan rontgen untuk mengetahui kondisi serta dampak cedera yang dialaminya.
Pihak keluarga juga telah melaporkan kasus tersebut kepada kepolisian dan meminta dugaan keterlibatan Alfonso, Rian serta senior lainnya diusut sesuai hukum yang berlaku.
Keluarga berharap pihak sekolah dan aparat penegak hukum bertindak tegas serta memastikan keamanan siswa di lingkungan STM Nenuk.
Sementara itu, pihak sekolah masih melakukan penelusuran internal untuk mengetahui kronologi dan motif lengkap dugaan penganiayaan tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak STM Nenuk maupun Polres Belu terkait perkembangan penanganan kasus tersebut.(Red/WK)











