Golkar Belu bidik tambahan kursi, Konsolidasi diperkuat dari tingkat kecamatan
ATAMBUA, LEGIO.ID – Partai Golkar Kabupaten Belu memperkuat konsolidasi organisasi untuk menghadapi persaingan politik mendatang. Memasuki usia ke-62 tahun, partai berlambang pohon beringin itu menargetkan soliditas kader dan penguatan struktur sebagai modal meningkatkan perolehan kursi pada pemilihan legislatif berikutnya.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam Musyawarah Kecamatan (Muscam) Partai Golkar Kecamatan Atambua Barat yang dibuka langsung oleh Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Belu, Agustinus Nahak, di Kelurahan Tulamalae, Sabtu (24/10/2026).
Mengusung semangat “Beringin Makin Tua, Makin Angker”, Golkar Belu ingin menjadikan pertambahan usia partai sebagai momentum memperkuat mesin organisasi hingga tingkat bawah.
Dalam sambutannya, Agustinus Nahak menekankan bahwa perjalanan panjang Golkar harus diikuti dengan kerja nyata dan peningkatan kinerja seluruh kader.
“Memasuki usia ke-62 tahun, kita harus semakin solid, memperkuat kerja sama, dan terus membesarkan Partai Golkar. Semangat ‘Golkar Solid, Indonesia Maju’ harus diwujudkan melalui kerja nyata di setiap tingkatan organisasi,” tegas Agustinus.
Menurutnya, konsolidasi tidak boleh berhenti pada forum musyawarah atau pergantian kepengurusan. Seluruh jajaran partai harus memastikan struktur organisasi berjalan efektif, komunikasi antarkader terjaga, dan program kerja dilaksanakan secara berkesinambungan.
Ia juga mengingatkan kader agar menjadikan persatuan sebagai kekuatan utama untuk menghadapi dinamika politik di Kabupaten Belu.
“Soliditas kader menjadi kunci. Karena itu, konsolidasi harus terus berjalan, bukan hanya saat musyawarah. Kita perlu memperkuat koordinasi dan bekerja bersama untuk meningkatkan perolehan kursi Golkar pada pemilihan legislatif mendatang,” ujarnya.
Muscam tersebut turut dihadiri Sekretaris DPD II Partai Golkar Kabupaten Belu, Wempius Koncarles, serta jajaran pengurus partai tingkat kabupaten.
Selain memperkuat konsolidasi, Muscam menetapkan Petrus Bere Bria sebagai Ketua Partai Golkar Kecamatan Atambua Barat. Petrus terpilih secara aklamasi, menandai terbentuknya kepemimpinan baru di tingkat kecamatan.
Dalam sambutan perdananya, Petrus menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh jajaran Golkar yang telah memberikan kepercayaan kepadanya.
“Terima kasih kepada Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Belu beserta seluruh jajaran pengurus, mulai dari tingkat desa hingga provinsi, atas kepercayaan yang diberikan kepada saya,” kata Petrus.
Ia menegaskan kesiapannya menjalankan amanah organisasi dengan membangun koordinasi dan mempererat hubungan antarkader di Kecamatan Atambua Barat.
“Amanah ini akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab. Saya berkomitmen membangun kerja sama dengan seluruh kader agar organisasi semakin solid dan mampu menjalankan program partai dengan baik,” ujarnya.
Terpilihnya Petrus diharapkan memperkuat koordinasi internal sekaligus meningkatkan aktivitas organisasi di tingkat kecamatan.
Bagi Golkar Belu, Muscam Atambua Barat bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari strategi membangun kekuatan politik dari tingkat bawah. Tantangan berikutnya adalah menerjemahkan konsolidasi tersebut menjadi kerja organisasi yang terukur, keterlibatan kader yang aktif, dan peningkatan dukungan masyarakat.
Dengan semangat “Beringin Makin Tua, Makin Angker”, Golkar Belu menegaskan ambisinya untuk tetap kompetitif dan memperbesar perolehan kursi pada kontestasi legislatif mendatang. (Red/Kb)










