Atasi Krisis Air Bersih, Pemkab Deli Serdang Bangun WTP Berkapasitas 10 Liter per Detik
DELI SERDANG, LEGIO.ID – Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, menargetkan pembangunan instalasi pengolahan air atau Water Treatment Plant (WTP) di Desa Tumpatan, Kecamatan Beringin, rampung pada pertengahan Desember 2026.
Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan mengatakan WTP tersebut diharapkan menjadi solusi atas keterbatasan pasokan air bersih yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
“Jika beroperasi sesuai rencana, WTP ini akan membantu memenuhi kebutuhan air bersih sekitar 1.000 rumah tangga di wilayah Bakaran Batu, Kecamatan Lubuk Pakam, sekaligus mendukung penambahan 1.000 sambungan baru bagi masyarakat Desa Tumpatan,” kata Asri Ludin Tambunan di Lubuk Pakam.
Menurutnya, pembangunan WTP menjadi salah satu langkah Pemkab Deli Serdang untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan air bersih.
“Dengan WTP itu, mudah-mudahan persoalan kekurangan air selama ini bisa terselesaikan. Kita targetkan pertengahan Desember sudah selesai,” ujarnya.
Asri mengatakan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus mendapat perhatian serius. Karena itu, pembangunan WTP diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperluas jangkauan pelayanan.
Direktur PDAM Tirta Deli M Topan Sahroni mengatakan WTP di Desa Tumpatan memiliki kapasitas produksi 10 liter per detik.
“Harapannya, dengan adanya fasilitas ini, keluhan masyarakat akan keterbatasan air bersih selama ini bisa teratasi,” katanya.
Menurut Topan, tambahan kapasitas produksi akan memperkuat pasokan air dan mendukung perluasan jaringan pelayanan kepada masyarakat yang belum memperoleh layanan air bersih secara memadai.
Pembangunan WTP tersebut ditargetkan mendukung penambahan 1.000 sambungan bagi masyarakat Desa Tumpatan serta memenuhi kebutuhan sekitar 1.000 rumah tangga di wilayah Bakaran Batu.
Keberhasilan pembangunan itu nantinya tidak hanya ditentukan oleh rampungnya fasilitas pengolahan air, tetapi juga kesiapan jaringan distribusi dan kemampuan pengelola menjaga pasokan agar tetap lancar dan berkelanjutan.(Red/PS)











