Enam Kabupaten di Kalteng berpotensi diguyur hujan lebat, Warga diminta waspada
PALANGKA RAYA, LEGIO.ID — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di enam kabupaten di Kalimantan Tengah. Kondisi ini diharapkan membantu mengurangi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), tetapi masyarakat tetap perlu mewaspadai dampak cuaca ekstrem.
Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya, Nadya Safira, menyebut wilayah yang berpotensi diguyur hujan pada Rabu (28/10/2026) meliputi Kabupaten Sukamara, Lamandau, Kotawaringin Barat, Seruyan, Kotawaringin Timur, dan Murung Raya.
Sementara itu, pada Kamis (29/10/2026), BMKG menetapkan status waspada untuk Kabupaten Gunung Mas dan Murung Raya.
Nadya menjelaskan, hujan yang mengguyur Palangka Raya pada 26–27 Oktober dipengaruhi dinamika atmosfer alami serta Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Namun, operasi tersebut tidak dapat menghasilkan hujan tanpa dukungan kondisi atmosfer yang memadai.
“Secara meteorologis, OMC tidak dapat menciptakan hujan dari udara kering tanpa keberadaan awan pembawa air,” jelas Nadya.
Penyemaian awan dilakukan ketika tersedia pasokan uap air dan bibit awan potensial. Langkah ini bertujuan mempercepat proses pembentukan hujan agar curah hujan lebih optimal dan membantu membasahi kawasan terdampak karhutla.
Meski hujan membawa harapan untuk meredakan kabut asap, masyarakat tetap perlu mengantisipasi kemungkinan genangan, banjir, serta gangguan akibat cuaca buruk. Warga di wilayah rawan diminta memantau informasi resmi BMKG dan meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca. (*) (AI/berbagai sumber)










