Besok Penentuan Rektor UPR, tiga kandidat berebut 65 persen suara dan35 persen Senat
PALANGKA RAYA, LEGIO.ID — Pemilihan Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) periode 2026–2030 memasuki tahap akhir karena telah dijadwalkan berlangsung, Kamis (1/10/2026) pukul 14.00 WIB.
Kepastian jadwal tersebut disampaikan Ketua Senat UPR Prof. Dr. Petrus Poerwadi, M.S. kepada Legio.id melalui pesan WhatsApp.
Namun, hingga Rabu (30/9/2026), Petrus mengaku belum mengetahui siapa pihak dari kementerian yang akan hadir dalam pemilihan tersebut.
“Saya belum tahu siapa yang akan hadir dari kementerian,” kata Petrus melalui WhatsApp kepada Legio.id.
Pemilihan akan diikuti tiga kandidat yang lolos penyaringan Senat, yakni Dr. Thea Farina Embang, S.H., M.Kn., Prof. Dr. Liswara Neneng, S.Pd., M.Si., dan Prof. Bhayu Rhama, S.T., M.B.A., Ph.D.
Ketiganya ditetapkan setelah pemungutan suara Senat pada 9 Juli 2026. Di mana Thea Farina memperoleh 16 suara, sementara Liswara Neneng dan Bhayu Rhama masing-masing mendapat 11 suara.
Perolehan suara tersebut hanya digunakan untuk menentukan tiga kandidat dan tidak diakumulasikan dalam pemilihan tahap II.
Sebelum memasuki tahap akhir, ketiga kandidat juga telah menjalani wawancara dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Brian Yuliarto pada 20 Agustus 2026.
Pada tahap II, pemilihan menggunakan komposisi 65 persen suara Senat UPR dan 35 persen suara Menteri/Kementerian.
Hasil pemungutan suara akan menentukan satu nama yang selanjutnya menjalani proses penetapan sebagai Rektor UPR periode 2026–2030.
Dengan demikian, perhatian kini tertuju pada pemilihan yang dijadwalkan besok pukul 14.00 WIB, termasuk kehadiran perwakilan kementerian yang hingga kini, menurut Prof. Petrus, belum diketahui.(* Tim)











