Roni Seran aklamasi pimpin Golkar Tastim, Konsolidasi hingga desa jadi prioritas
ATAMBUA, LEGIO.ID – Kristianus Januarius Roni Seran terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Partai Golongan Karya (Golkar) Kecamatan Tasifeto Timur (Tastim), Kabupaten Belu, dalam Musyawarah Kecamatan (Muscam) XIII, Sabtu (24/10/2026). Ia menargetkan konsolidasi organisasi hingga tingkat desa untuk memperkuat struktur partai sekaligus mendekatkan kader dengan masyarakat.
Terpilihnya Roni secara aklamasi menjadi momentum bagi Golkar Tastim untuk memperkuat persatuan dan membangun kerja organisasi yang lebih terarah. Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu mendorong kader agar lebih aktif dalam menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Usai terpilih, Roni menegaskan bahwa penguatan organisasi tidak boleh berhenti di tingkat kecamatan.
“Prioritas kami adalah melakukan konsolidasi secara menyeluruh hingga tingkat desa. Kami ingin seluruh struktur dan kader Golkar di Tasifeto Timur bergerak bersama, membangun komunikasi dengan masyarakat, serta memperjuangkan aspirasi yang berkembang di tengah warga,” ucap Roni Seran kepada tim media.
Menurutnya, kekuatan partai tidak hanya ditentukan oleh keberadaan kepengurusan, tetapi juga oleh kerja nyata kader di tengah masyarakat. Karena itu, konsolidasi harus menjadi langkah konkret untuk membangun organisasi yang solid dan responsif terhadap kebutuhan warga.
Kepemimpinan Roni juga diharapkan memperkuat kontribusi Golkar dalam pembangunan Kabupaten Belu. Sejumlah persoalan strategis, mulai dari pendidikan, pelayanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, hingga pengembangan pertanian dan usaha kecil, membutuhkan perhatian bersama.
“Kami berharap konsolidasi ini bukan sekadar memperkuat struktur partai. Yang lebih penting, kader harus hadir di tengah masyarakat, mendengarkan kebutuhan warga, dan ikut mendorong solusi atas persoalan yang mereka hadapi,” kata Roni Seran.
Penguatan organisasi hingga desa dinilai penting agar komunikasi antara kader dan masyarakat berlangsung lebih dekat. Melalui proses tersebut, aspirasi warga diharapkan dapat menjadi pertimbangan dalam menentukan arah perjuangan politik partai.
Sebagai kekuatan politik nasional, Golkar memiliki tanggung jawab untuk menjalankan peran konstruktif dalam pembangunan daerah. Sinergi dengan pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan diperlukan agar agenda pembangunan dapat berjalan sesuai kebutuhan warga.
Muscam XIII Golkar Kecamatan Tasifeto Timur menjadi awal bagi Roni Seran untuk membuktikan kepercayaan kader melalui kerja nyata. Tantangan berikutnya ialah memastikan konsolidasi berjalan konsisten, struktur partai aktif hingga desa, dan kehadiran kader memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kepemimpinan baru ini pada akhirnya akan dinilai dari kemampuannya menjaga soliditas organisasi sekaligus berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Belu. (Red/Kd)











