Kapolda Sumut sambangi Keuskupan Agung Medan, Ajak gereja perangi narkoba dan kejahatan sosial
MEDAN, LEGIO.ID — Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut) Irjen Pol. Sonny Irawan mengajak Keuskupan Agung Medan memperkuat sinergi dalam memerangi peredaran narkoba dan berbagai bentuk kejahatan sosial yang mengancam kehidupan masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan Sonny saat melakukan kunjungan kerja dan silaturahmi dengan Uskup Agung Medan Mgr. Kornelius Sipayung, O.F.M. Cap., di Catholic Center Keuskupan Agung Medan, Senin (26/10/2026).
Pertemuan yang berlangsung pukul 15.20 hingga 16.15 WIB itu menjadi bagian dari upaya Polda Sumut membangun kemitraan dengan tokoh agama dan lembaga keagamaan untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta keharmonisan kehidupan masyarakat.
Kapolda Sumut hadir bersama Wakapolda dan sejumlah pejabat utama Polda Sumut. Rombongan disambut langsung oleh Uskup Agung Medan beserta jajaran Keuskupan Agung Medan.
Narkoba, Perjudian Daring, dan Perdagangan Manusia Jadi Perhatian
Dalam pertemuan tersebut, Uskup Agung Medan menyampaikan keprihatinan atas maraknya peredaran narkoba di Sumatera Utara. Menurutnya, upaya pemberantasan narkoba membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk institusi keagamaan.
Gereja, kata dia, dapat mengambil peran melalui pendidikan iman, pembinaan moral, dan penguatan hati nurani agar masyarakat, khususnya generasi muda, tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.
Selain narkoba, perhatian juga diarahkan pada perjudian daring dan perdagangan manusia yang berpotensi merusak kehidupan keluarga, memicu persoalan sosial, serta membuka ruang eksploitasi terhadap kelompok rentan.
Keuskupan Agung Medan menyatakan kesiapan untuk bekerja sama dengan kepolisian dalam membangun kesadaran masyarakat sekaligus memperkuat nilai-nilai kemanusiaan.
Uskup Agung Medan juga berharap Polri senantiasa menjalankan tugas dengan menjunjung tinggi kebenaran, keberanian, dan ketulusan dalam melayani masyarakat.
Kapolda Ajak Umat Bersatu Tolak Narkoba
Sementara itu, Kapolda Sumut Sonny Irawan menyampaikan terima kasih atas sambutan Uskup Agung Medan dan jajaran. Ia menegaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan mempererat silaturahmi, membangun komunikasi, serta meminta dukungan tokoh agama dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
“Kita memiliki tugas yang sama untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Niat kami adalah menebarkan kebaikan kepada masyarakat,” ujar Sonny, sebagaimana dikutip dalam laporan media yang bersumber dari Humas Polda Sumut.
Dalam kesempatan itu, Sonny menyampaikan empat agenda utama yang ingin diperkuat bersama masyarakat, yakni menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, mengajak masyarakat menolak narkoba melalui gerakan Sumatera Utara Tolak Narkoba, membentengi masyarakat dari kejahatan jalanan, serta membangun budaya tertib berlalu lintas.
Kapolda berharap Keuskupan Agung Medan dapat membantu menyampaikan pesan-pesan pencegahan narkoba kepada umat melalui kegiatan pembinaan keagamaan, pendidikan, dan berbagai aktivitas pastoral di lingkungan gereja.
Menurutnya, upaya menjaga keamanan tidak dapat hanya mengandalkan kepolisian. Dukungan tokoh agama, keluarga, lembaga pendidikan, dan masyarakat luas diperlukan untuk membangun lingkungan yang aman serta mencegah munculnya berbagai bentuk kejahatan.
Personel Polri Diminta Melayani dengan Hati
Dalam arahannya, Sonny juga mengingatkan seluruh personel kepolisian agar menjadikan pekerjaan sebagai ladang ibadah dengan menghadirkan pelayanan yang memudahkan masyarakat.
“Permudah urusan orang, jangan dipersulit. Tebarkan nilai-nilai kebaikan di mana pun bertugas dan bekerja. Yakinlah, setiap kebaikan akan mendapatkan balasan dari Tuhan,” pesannya.
Pesan tersebut menegaskan pentingnya pelayanan kepolisian yang mengedepankan sikap humanis, kepedulian, dan penghormatan terhadap masyarakat.
Perkuat Kerukunan dan Keamanan di Sumatera Utara
Kunjungan Kapolda Sumut ke Keuskupan Agung Medan diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara kepolisian dan Gereja Katolik, sekaligus memperluas kerja sama dalam menghadapi persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.
Kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada pertemuan seremonial, tetapi berlanjut melalui edukasi, pembinaan generasi muda, pencegahan penyalahgunaan narkoba, serta penguatan kesadaran hukum dan keselamatan berlalu lintas.
Dengan keterlibatan tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat, upaya menjaga persatuan, kerukunan antarumat beragama, dan keamanan di Sumatera Utara diharapkan semakin kuat. (*)











