Asap Kiriman Kepung Tarakan, Kualitas Udara Masuk Zona Tidak Sehat
Berdasarkan data pemantauan Stasiun Pemantau Kualitas Udara Ambien Kota Tarakan, Pamusian, pukul 14.00 WITA, ISPU tercatat di angka 101 dengan parameter kritis partikel halus PM2.5. Angka ini naik dari 98 pada satu jam sebelumnya yang masih kategori sedang.
“ISPU ada di angka 106 dan masuk kategori tidak sehat, baik itu untuk manusia, hewan dan tumbuhan,” kata Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup DLH Kota Tarakan, Chaizir Zein saat dikonfirmasi.
Kategori tidak sehat berada pada rentang ISPU 101-200. Partikel PM2.5 berukuran sangat kecil sehingga dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan dan berpotensi mengganggu kesehatan, terutama bagi anak-anak, lansia, serta penderita gangguan pernapasan .
DLH Tarakan pun mengimbau masyarakat membatasi aktivitas fisik berat dan berkepanjangan di luar ruangan.
“Kelompok rentan disarankan lebih berhati-hati dan membatasi paparan udara luar ketika kualitas udara memburuk,” tegas Chaizir.
Warga diminta memantau kualitas udara secara real-time melalui aplikasi ISPU Net atau situs resmi Kementerian Lingkungan Hidup .
Kabut asap yang menyelimuti Tarakan merupakan asap kiriman dari wilayah lain di Pulau Kalimantan yang terbawa angin. Titik api di Tarakan sendiri dipastikan padam, namun kebakaran lahan di daerah sekitar masih berdampak pada kualitas udara kota ini
Sumber: berbagai sumber/AI/OF











