Gempa M4,9 Guncang Flores, Warga Berhamburan Keluar Rumah
MANGGARAI, LEGIO.ID – Gempa bumi magnitudo (M) 4,9 mengguncang wilayah laut sekitar 46 kilometer utara Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (26/9/2026) pukul 02.39 WIB. BMKG mencatat episentrum gempa berada pada koordinat 8,23° LS dan 120,31° BT dengan kedalaman 9 kilometer. Guncangan dirasakan II–III MMI di Manggarai dan membuat warga panik. “Gempa terjadi lagi, goncangan yang begitu kuat. Kami semua lari keluar rumah,” ujar Sunardi, warga Manggarai Barat.
Warga lainnya, Beni, juga mengaku merasakan getaran cukup kuat pada dini hari tersebut. “Gempa lagi. Getaran kencang sekali,” katanya. BMKG menyebut gempa dangkal itu memiliki mekanisme naik (thrust) yang berkaitan dengan aktivitas Flores Back-Arc Thrust.
Kepala Stasiun Geofisika Kupang, Arief Tyastama, memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami berdasarkan hasil pemodelan BMKG. “Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” kata Arief.
Gempa M4,9 tersebut merupakan bagian dari rangkaian gempa susulan setelah gempa utama M7,7 yang mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026. Hingga 26 September 2026 pukul 00.00 WIB, BMKG mencatat 18.295 aktivitas gempa susulan dengan magnitudo terbesar M6,2. BMKG mengingatkan masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. “Hati-hati terhadap gempabumi susulan yang mungkin terjadi,” demikian imbauan BMKG.
Sumber : Ai/sumeks.disway.id/Yuven











