Kasus influenza Indonesia naik, Kemenkes minta waspada
JAKARTA, LEGIO.ID — Aktivitas influenza di Indonesia dan sejumlah negara Asia Tenggara meningkat. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta masyarakat tetap waspada, tetapi memastikan kondisi Indonesia hingga pekan ke-38 belum masuk situasi yang mengkhawatirkan.
Berdasarkan hasil surveilans sentinel, sebanyak 148 dari 265 spesimen yang diperiksa dinyatakan positif influenza. Jenis virus yang paling banyak ditemukan adalah Influenza A (H1N1pdm09).
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan peningkatan kasus influenza perlu direspons dengan penguatan surveilans dan kesiapsiagaan, bukan dengan kepanikan.
“Memang ada kenaikan kasus influenza, khususnya di Indonesia dan Asia Tenggara. Tetapi berdasarkan data surveilans yang kita miliki, kondisinya masih dalam rentang medium. Karena itu, yang kita lakukan adalah meningkatkan surveilans dan kesiapsiagaan agar perkembangan kasus dapat terus dipantau,” kata Budi.
Kemenkes juga terus memantau H3N2 subclade K, yang belakangan ramai disebut “superflu” di media sosial. Pemerintah menegaskan pemantauan dilakukan berdasarkan data surveilans, bukan semata berdasarkan istilah yang berkembang di ruang digital.
Data Kemenkes menunjukkan temuan H3N2 subclade K justru menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Hingga minggu ke-38 tahun 2026 tercatat 22 temuan, jauh lebih rendah dibandingkan 166 temuan sepanjang periode yang sama pada 2025.
“Untuk yang disebut sebagai ‘superflu’ atau H3N2 subclade K, data yang kita pantau justru menunjukkan jumlah temuannya pada tahun ini lebih rendah dibandingkan tahun lalu. Jadi, kita perlu membedakan antara informasi yang beredar dengan kondisi berdasarkan data surveilans,” tegas Budi.
Kemenkes menempatkan aktivitas influenza Indonesia dalam kategori medium. Pemerintah tetap memperkuat pemantauan untuk mendeteksi perubahan pola penularan dan memastikan respons kesehatan masyarakat dapat dilakukan apabila terjadi peningkatan kasus yang signifikan.
Masyarakat diimbau menjaga kebersihan, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta segera memeriksakan diri apabila mengalami gejala influenza yang berat atau berkepanjangan. (*) (AI/kemkes.go.id/tim)











