PP INTI siapkan langkah konkret, Bidik produk halal Indonesia tembus pasar global
JAKARTA, LEGIO.ID – Perhimpunan Indonesia Tionghoa (PP INTI) memperkuat strategi untuk mendorong produk halal Indonesia menembus pasar internasional. Langkah tersebut dibahas dalam INTI Exclusive Halal Business & Global Trade Roundtable bersama pakar rantai pasok halal internasional asal Belanda, Prof. Dr. Marco Tieman, di Kantor PP INTI, MGK Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (28/10/2026).
Mengusung tema Connecting Halal Businesses, Creating Global Opportunities, forum bisnis eksklusif ini diikuti sekitar 20 pelaku usaha dan pengurus PP INTI. Pembahasan mencakup penguatan rantai pasok halal, standardisasi mutu, keandalan logistik, hingga strategi memperluas akses perdagangan ke pasar dunia.
Dalam pemaparannya, Prof. Marco Tieman menyoroti pentingnya membangun sistem rantai pasok halal yang terintegrasi. Menurutnya, sertifikasi saja tidak cukup untuk menjamin daya saing produk di pasar internasional.
“Kepercayaan pasar global harus dibangun melalui integritas rantai pasok, ketertelusuran produk, dan konsistensi standar mutu. Seluruh proses harus dapat dipastikan agar konsumen dan mitra bisnis memiliki keyakinan terhadap produk halal yang dipasarkan,” kata Prof. Marco Tieman dalam pemaparan materi diskusinya.
Ia juga menekankan bahwa keandalan logistik dan pengawasan setiap tahapan distribusi menjadi bagian penting dalam menjaga integritas produk halal hingga sampai ke tangan konsumen.
Wakil Ketua Umum PP INTI, Tomi Wistan, menegaskan bahwa pertemuan tersebut tidak sekadar menjadi forum bertukar pandangan. Organisasi akan mendorong hasil diskusi menjadi program nyata yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha.
“Pertemuan ini akan kami tindak lanjuti melalui Focus Group Discussion (FGD), pendampingan bisnis, serta penjajakan pameran dan kemitraan internasional. Kami ingin pelaku usaha tidak hanya mendapatkan wawasan, tetapi juga memiliki akses dan peluang konkret untuk mengembangkan bisnis ke pasar global,” tegas Tomi Wistan.
Menurut Tomi, penguatan jejaring usaha dan pendampingan menjadi bagian penting untuk membantu produk Indonesia memenuhi kebutuhan serta standar pasar internasional.
Diskusi dipandu Christopher Nugroho, Ketua Bidang Kebijakan Publik dan Strategis PP INTI, sebagai moderator. Sementara itu, Tabitha Napitupulu, Putri Indonesia Sumatera Utara 2023 sekaligus Wakil Ketua Bidang Komunikasi dan Media PP INTI, bertindak sebagai host.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi Bidang Bisnis, Ekonomi, Komunikasi, Digitalisasi dan Pengembangan Jejaring Usaha bersama Bidang Hukum, HAM, Advokasi dan Kebijakan Publik Strategis PP INTI.
Sejumlah pengurus turut hadir, di antaranya Wakil Ketua Umum PP INTI Tomi Wistan, Lisa Tanjung, dan Kendro Setiawan. Hadir pula Esty Lawrence, Kepala Badan Beasiswa Pelangi dan Gerakan Orang Tua Asuh, bersama jajaran pengurus serta pelaku usaha lainnya.
Melalui forum ini, PP INTI ingin memperluas kolaborasi antara pelaku usaha, pakar, dan jaringan perdagangan internasional. Penguatan standar produk, sistem distribusi, serta akses kemitraan diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk halal Indonesia.
PP INTI menargetkan hasil pertemuan tersebut menjadi langkah awal membangun kerja sama bisnis berkelanjutan sekaligus membuka peluang lebih besar bagi produk nasional untuk bersaing di pasar global. (*)











