Tarakan Timur Masuk Pantauan Cuaca BMKG: Warga Diminta Waspadai Hujan Disertai Petir Dini Hari
TARAKAN. LEGIO.ID— Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan Tarakan Timur sebagai salah satu dari lima kecamatan di Kalimantan Utara yang masuk cakupan peringatan dini cuaca, Sabtu (3/10/2026). Peringatan berlaku pukul 04.00 hingga 07.00 WIB dengan tingkat keparahan kategori sedang.
Empat kecamatan lain yang turut masuk radar siaga adalah Peso, Peso Hilir, Tanjung Palas Tengah, dan Tanjung Palas Utara. Potensi dampak yang perlu diwaspadai meliputi jarak pandang berkurang, angin kencang, dan banjir lokal. “Masyarakat diimbau menunda aktivitas di luar ruangan sampai cuaca mereda,” demikian peringatan resmi BMKG.
BMKG juga menekankan langkah mitigasi saat petir menyambar: hindari berteduh di bawah pohon besar, tiang listrik, maupun papan reklame. Suhu udara Kota Tarakan pada hari yang sama diprakirakan berkisar 26–30 derajat Celsius dengan kondisi cerah sebelum hujan turun.
Peringatan ini merupakan bagian dari potensi cuaca ekstrem periode 2–8 Oktober 2026 yang dirilis BMKG. Selain Kalimantan Utara, sejumlah provinsi lain seperti Sumatera Barat, Riau, Jambi, dan Papua juga masuk radar waspada hujan intensitas sedang.
BMKG mengingatkan bahwa peringatan dini ini bersifat sementara (nowcast) dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan atmosfer. Pantauan terhadap potensi awan Cumulonimbus juga menunjukkan Kalimantan Utara berada dalam kategori occasional dengan cakupan spasial 50–75 persen pada periode 4–10 Oktober 2026.
Sumber: Ai/databoks/kompastv//OF











