H. Nadalsyah Berpulang, Jejak Putra Lemo dari Bengkel hingga Dua Periode Memimpin Barito Utara
MUARA TEWEH, LEGIO.ID — Kabar duka menyelimuti Kalimantan Tengah. H. Nadalsyah, mantan Bupati Barito Utara dua periode yang akrab disapa Koyem, berpulang pada Senin (5/10/2026).
Kabar tersebut sebelumnya telah dikonfirmasi oleh legio.id kepada Bendahara DPD Partai Demokrat Kalimantan Tengah, Hatir Sata Tarigan. Ucapan belasungkawa juga telah disampaikan jajaran Partai Demokrat Kalteng melalui media sosial.
Nadalsyah lahir di Desa Lemo, Kecamatan Teweh Tengah, Barito Utara, pada 12 Maret 1965. Ia merupakan putra H. Anton Idris dan Hj. Siti Rukayah serta anak kedua dari enam bersaudara.
Masa mudanya jauh dari kemewahan. Setelah menyelesaikan pendidikan dasar di Lemo, Nadalsyah melanjutkan sekolah di Muara Teweh sambil bekerja di bengkel milik pamannya. Ia dikenal pernah menjalani pekerjaan sebagai tukang tambal ban untuk membantu kebutuhan keluarga dan biaya sekolahnya.
Perjalanan hidupnya kemudian membawanya ke dunia usaha. Nadalsyah mengembangkan bisnis di sejumlah sektor, termasuk pertambangan, kehutanan dan perkebunan. Dari dunia usaha itulah namanya semakin dikenal sebelum akhirnya terjun ke politik pada 2013.
Pada Pilkada Barito Utara 2013, Nadalsyah berpasangan dengan Ompie Herby. Pasangan tersebut memenangkan pemilihan dan kemudian dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara untuk periode 2013–2018. Nadalsyah kembali terpilih untuk periode kedua, 2018–2023. Catatan pemerintahan dan profil resmi daerah juga mencatat dua periode kepemimpinannya tersebut.
Dalam salah satu kesempatan berbicara di hadapan mahasiswa IAIN Palangka Raya, Nadalsyah pernah menceritakan prinsip yang dipegangnya sejak menjalani kehidupan sebagai pekerja hingga menjadi kepala daerah.
“Kunci sukses yakni kejujuran, kedisiplinan dan keikhlasan,” kata Nadalsyah ketika itu.
Selama memimpin Barito Utara, pemerintah daerah mencatat sejumlah capaian, termasuk opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan daerah pada sejumlah tahun masa kepemimpinannya.
Di luar pemerintahan, Nadalsyah juga aktif dalam dunia olahraga. Ia pernah dipercaya memimpin KONI Kabupaten Barito Utara dan kemudian menjadi Ketua Umum Asosiasi Sepak Bola Wanita Indonesia (ASBWI) periode 2021–2025.
Karier politiknya berlanjut setelah tidak lagi menjabat sebagai bupati. Nadalsyah dipercaya memimpin DPD Partai Demokrat Kalimantan Tengah dan kembali mendapat mandat sebagai ketua untuk periode 2022–2026.
Bagi Barito Utara, perjalanan Nadalsyah merupakan kisah seorang putra daerah yang tumbuh dari lingkungan sederhana, menapaki kehidupan melalui dunia kerja dan usaha, sebelum kemudian dua kali mendapat kepercayaan memimpin daerah kelahirannya.
H. Nadalsyah kini telah berpulang. Namun perjalanan hidup Koyem—dari Desa Lemo, bengkel kecil di Muara Teweh, dunia usaha, hingga panggung pemerintahan dan politik Kalimantan Tengah—menjadi bagian dari catatan perjalanan Barito Utara.
Sumber : Berbagai Sumber











