Helmi Hasan Akui Keuangan Daerah Terbatas, Infrastruktur Tetap Jadi Prioritas
BENGKULU. LEGIO.ID — Gubernur Bengkulu Helmi Hasan mengakui kondisi keuangan daerah saat ini terbatas, namun tetap berkomitmen memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama di sektor infrastruktur, pendidikan, dan pelayanan kesehatan.
“Keterbatasan fiskal harus dihadapi dengan efisiensi dan pelaksanaan program secara bertahap,” kata Helmi di Bengkulu, Selasa.
Dia pun memastikan pembangunan infrastruktur tetap menjadi salah satu prioritas pemerintahannya. Untuk itu, Pemprov Bengkulu telah mengalokasikan anggaran Rp600 miliar untuk sektor infrastruktur pada tahun pertama kepemimpinannya.
“APBD untuk rakyat bukan hanya slogan, terbukti di tahun pertama kita anggarkan Rp600 miliar untuk infrastruktur,” tegasnya.
Helmi mengakui sejumlah pembangunan belum sepenuhnya selesai karena harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
Di sisi lain, Pemprov Bengkulu juga menghadapi kewajiban daerah sekitar Rp353 miliar, yang terdiri dari Dana Bagi Hasil (DBH), utang rumah sakit, dan kewajiban kepada pihak ketiga.
Di tengah tekanan fiskal tersebut, Gubernur Bengkulu itu menegaskan pemerintah akan tetap menjalankan program yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat, termasuk perbaikan jalan, pendidikan, kesehatan, dan penguatan ekonomi daerah.
“Kita tetap mengoptimalkan pembangunan, tetapi pelaksanaannya tetap harus disesuaikan dengan kemampuan fiskal dan secara bertahap,” pungkas Helmi.
Sumber: Ai/PorosBengkulu/Has











