Konsisten tanpa kekalahan, Pokémon Unite amankan tiket delapan besar untuk Indonesia
LEGIO.ID – Kabar menggembirakan datang dari cabang esports Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Timnas Pokémon Unite Indonesia, resmi mengunci satu tempat di babak perempat final setelah menundukkan Singapura dengan skor 2-1, pada laga penutup fase grup.
Pertandingan digelar secara offline di Aichi Sky Expo Esport Substage, tepatnya di Competition Room L4, Jepang, pada Sabtu (26/9/2026). Enam punggawa Garuda—Marcello Hillers, Muhammad Haikal, Novrizal, Diananta Said, Denny Ardianyanto, dan Judha Pangabean—tampil di bawah arahan pelatih Ahmad Marsam dan asisten pelatih Erron Gunardi untuk memastikan kemenangan tersebut.
Hasil ini sekaligus menobatkan Indonesia sebagai juara Grup B dengan rekor tak terkalahkan sepanjang fase penyisihan. Status juara grup membuka jalan langsung ke babak delapan besar, meski identitas lawan di perempat final belum bisa dipastikan.
Penentuannya baru diketahui setelah seluruh laga sisa di Grup A rampung, mengingat format turnamen mempertemukan juara Grup B dengan tim peringkat ketiga dari grup tersebut.
Seluruh rangkaian babak gugur—mulai perempat final, semifinal, hingga grand final—dijadwalkan berlangsung dalam satu hari penuh pada 27 September 2026, dari pagi hingga malam waktu setempat.
Jadwal padat ini menuntut stamina dan konsistensi ekstra dari para atlet jika ingin terus melangkah hingga perebutan medali.
Momentum ini menjadi angin segar sekaligus tumpuan baru bagi kontingen esports Indonesia. Pasalnya, tiga nomor pertandingan yang telah rampung lebih dulu—eFootball, Gran Turismo 7, dan Naraka: Bladepoint—belum satu pun membuahkan podium.
Praktis, harapan medali kini bergantung pada performa di lima nomor tersisa: Pokémon Unite, Honor of Kings, PUBG Mobile, Identity V, dan Mobile Legends: Bang Bang.
Sumber: AI/Demokratis.co.id/Ollis











