PJU Minim di Sejumlah Ruas Jalan Kabupaten Tangerang, Warga Keluhkan Keamanan Malam Hari
TANGERANG.LEGIO.ID — Minimnya penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah ruas jalan Kabupaten Tangerang dikeluhkan warga. Sejumlah titik dilaporkan gelap pada malam hingga dini hari karena lampu penerangan tidak berfungsi.
Kondisi tersebut ditemukan di antaranya di kawasan pertigaan Gardu menuju Podomoro, Jalan Raya Adiyasa–Cileles yang melintasi Kecamatan Tigaraksa dan Kecamatan Solear, pertigaan Hariri menuju Stasiun Tigaraksa, serta sejumlah titik di Jalan Raya Adiyasa dan Jalan Raya Cileles hingga wilayah perbatasan Kabupaten Bogor.
Minimnya penerangan membuat warga khawatir terhadap keamanan ketika melintas pada malam hari. Kekhawatiran itu semakin muncul setelah seorang warga mengaku mengalami dugaan pelecehan seksual di kawasan yang minim penerangan.
Warga kawasan Bukit Cikasungka berinisial A mengatakan kejadian tersebut membuat dirinya takut kembali melintas di kawasan itu, terutama pada malam hari.
“Saya jadi takut dan trauma untuk lewat sini lagi. Saat kejadian, saya mengalami tindakan yang tidak pantas dan langsung berteriak meminta pertolongan,” kata A, Kamis (8/10/2026).
Menurut A, sejumlah lampu PJU di jalan utama maupun jalur menuju Stasiun Tigaraksa telah lama tidak berfungsi. Akibatnya, beberapa titik menjadi gelap ketika malam hingga dini hari.
A berharap pemerintah daerah segera mengecek kondisi PJU dan memperbaiki lampu yang tidak berfungsi. Menurutnya, penerangan dibutuhkan agar warga dapat melintas dengan lebih aman.
Menindaklanjuti laporan warga, Babinsa Desa Cikasungka Serda Didih Sukendar bersama Bhabinkamtibmas Desa Cikasungka Bripka Asep mendatangi lokasi untuk melihat kondisi kawasan tersebut.
Kehadiran aparat dilakukan di tengah keluhan warga mengenai minimnya penerangan di sejumlah ruas jalan yang masih menjadi jalur aktivitas masyarakat pada malam hari.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai dugaan pelecehan yang disampaikan A. Karena itu, informasi tersebut masih ditempatkan sebagai pengakuan atau laporan dari warga dan belum menjadi kesimpulan mengenai terjadinya tindak pidana.
LEGIO.ID telah menghubungi Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang, Jaenudin, untuk meminta penjelasan mengenai kondisi PJU di sejumlah ruas tersebut, termasuk langkah pemerintah terhadap lampu penerangan yang dilaporkan tidak berfungsi.
Namun, hingga berita ini diturunkan, Jaenudin belum memberikan tanggapan.
Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan pengecekan dan perbaikan terhadap PJU yang mati, terutama di ruas jalan yang menjadi jalur aktivitas masyarakat.
Penerangan jalan yang memadai tidak hanya berkaitan dengan kenyamanan, tetapi juga penting untuk mendukung keselamatan pengguna jalan dan menciptakan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas pada malam hari.(*)











