Trik biar uang tak mudah dipinjam teman atau keluarga
Membantu teman atau keluarga memang hal yang baik. Namun, terlalu sering mengiyakan permintaan uang bisa membuat kondisi keuangan pribadi ikut terganggu. Karena itu, penting memiliki financial boundary atau batasan dalam urusan uang.
Batas finansial membantu seseorang menentukan sejauh mana dirinya bisa membantu orang lain tanpa mengorbankan kebutuhan sendiri. Tanpa batas yang jelas, persoalan uang bisa memicu stres, rasa kesal hingga masalah keuangan berkepanjangan.
Permintaan bantuan bisa datang dalam berbagai bentuk. Mulai dari teman yang ingin meminjam uang, meminta menjadi penjamin utang, hingga keluarga yang membutuhkan bantuan untuk memenuhi pengeluaran tertentu.
Agar tidak terjebak dalam situasi tersebut, tentukan sejak awal batas bantuan yang sanggup diberikan. Misalnya, memutuskan untuk tidak meminjamkan uang kepada teman atau keluarga. Jika tetap ingin membantu, tentukan nominal yang tidak mengganggu kebutuhan sehari-hari, pembayaran tagihan, tabungan, maupun target keuangan pribadi.
Yang tak kalah penting, bedakan antara membantu karena memang ingin dan membantu karena merasa tidak enak untuk menolak. Mengatakan tidak bukan berarti tidak peduli. Jika tidak bisa membantu secara finansial, Anda masih dapat menawarkan bantuan lain, seperti mencarikan informasi, memberikan saran atau membantu menemukan solusi.
Saat menyampaikan penolakan, lakukan dengan jujur, tegas dan tetap empati. Jelaskan bahwa kondisi keuangan membuat Anda belum bisa memberikan bantuan dalam bentuk uang. Jika belum siap menjawab, tidak ada salahnya meminta waktu untuk mempertimbangkan permintaan tersebut.
Menjaga batas keuangan bukan berarti menutup diri dari orang lain. Justru, batas yang sehat membantu seseorang tetap bisa peduli tanpa membuat kondisi finansial pribadi berantakan atau hubungan dengan orang terdekat menjadi renggang.
sumber: AI/liputan6.com/J.M.











