Terpilih Aklamasi Pimpin Pemuda Katolik Malinau, Erdi Janji Gerak Nyata dan Sinergi dengan Pemerintah
Malinau, Legio.id – Erdi SH MH resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kabupaten Malinau periode 2026-2029 dalam Musyawarah Komisariat Cabang (Muskomcab) II, yang berlangsung di Pastoran Paroki setempat, Selasa (20/10/2026).
Forum tertinggi organisasi di tingkat cabang itu dihadiri Pastor Moderator Pemuda Katolik RP Alya Denny Haloho, OMI, Ketua Komisariat Daerah (Komda) Pemuda Katolik, jajaran pengurus, serta kader dan anggota.
Erdi bukan sosok baru di komcab ini. Ia sebelumnya telah memimpin Pemuda Katolik Kabupaten Malinau dan kini kembali mendapat mandat secara aklamasi untuk periode 2026-2029.
Dalam wawancara dengan Legio.id pada Rabu (21/10/2026), Erdi menegaskan kepemimpinannya tidak akan berhenti pada urusan internal organisasi. Ia menjadikan dampak nyata di masyarakat sebagai tolok ukur utama keberhasilan kepengurusan.
“Ke depan, saya menekankan agar Pemuda Katolik tidak hanya bergerak secara internal, melainkan berfokus pada dampak nyata di masyarakat luas,” ujar Erdi.
Dia juga menyebut kolaborasi dan sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Malinau sebagai prioritas utama. Sebab, bagi dirinya Pemuda Katolik harus menjadi mitra strategis pembangunan daerah.
“Kami ingin membuka ruang bagi pemuda Katolik untuk terlibat langsung dalam program-program unggulan Malinau. Jangan sampai potensi anak muda Katolik hanya tersimpan rapat, tapi harus disalurkan melalui kanal yang tepat,” tambahnya.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Malinau tahun 2025 menunjukkan struktur penduduk didominasi usia produktif, yakni 67,18 persen laki-laki dan 65,97 persen perempuan. Dari total 94.387 jiwa, kelompok usia 20-24 tahun mencapai 6.849 jiwa dan usia 25-29 tahun sebanyak 7.736 jiwa. Komposisi ini dinilai menjadi modal demografis bagi Pemuda Katolik untuk mengambil peran aktif.
Erdi juga menekankan pentingnya konsolidasi pasca-Muskomcab. Menurutnya, persatuan internal adalah prasyarat sebelum organisasi melangkah ke ranah eksternal.
“Muskomcab sudah selesai. Kini saatnya kita bergerak bersama. Saya tidak bisa bekerja sendiri, butuh dukungan seluruh pengurus dan anggota untuk memastikan Pemuda Katolik Malinau benar-benar hadir di tengah masyarakat,” tegas Erdi.
Erdi menutup dengan optimisme bahwa Pemuda Katolik dapat menjadi motor penggerak perubahan di Malinau.
“Kami ingin Pemuda Katolik Malinau dikenal bukan karena seremoni, tapi karena kerja nyata yang dirasakan langsung oleh warga,” pungkasnya.
RP Alya Denny Haloho OMI dalam sambutannya mengingatkan tanggung jawab moral organisasi, agar hadir di tiga ranah sekaligus, yakni menggereja, berbangsa, dan bernegara.
“Saya berharap kepengurusan baru menjaga nilai-nilai Kristiani dalam setiap langkah perjuangan organisasi,” kata Pastor Alya.
Sementara itu, Ketua Komda Pemuda Katolik Kalimantan Utara mengapresiasi terselenggaranya Muskomcab II. Ia berpesan agar Komcab Malinau segera melengkapi struktur kepengurusan dan menyusun program kerja yang selaras dengan agenda Komda maupun Pengurus Pusat.
Sumber: Red/OF











